Kirim chat WA ke pelanggan. Centang hijau. Centang biru. Nggak dibales. Udah follow-up, masih digantung.
Ini bukan masalah keberuntungan. Ini masalah urutan: kapan nawarin, kapan nanya, kapan diem.
Dari 30 prompt penjualan WhatsApp yang saya kumpulkan, pola yang paling sering gagal itu sama: langsung nawarin tanpa bikin konteks.
Solusinya sederhana: first contact yang bikin orang penasaran, follow-up tanpa maksa, jawab objection standar (mahal, mikir dulu), closing, dan after-sales buat repeat order.
Bukan trik manipulatif. Struktur komunikasi yang menghargai waktu dua belah pihak.